Web Basic

Memahami konsep dasar cara kerja internet, domain, hosting, serta perbedaan antara website dan web app.
Author : Celvine
Last Update : 06 January 2026

Web Basic

Sebelum kita mulai menulis baris kode pertama, sangat penting untuk memiliki pemahaman tentang web. Banyak orang menggunakan istilah Internet dan Web secara bergantian, padahal keduanya berbeda. Begitu juga dengan Domain dan Hosting.

Mari kita bahas satu per satu.

1. Internet dan World Wide Web (WWW)

Seringkali kita menganggap keduanya sama, tetapi sebenarnya berbeda:

  • Internet (Interconnected Network): Adalah infrastruktur fisiknya. Ini adalah jaringan raksasa kabel, satelit, dan router yang menghubungkan komputer di seluruh dunia. Bayangkan Internet sebagai Jalan Raya.
  • World Wide Web (Web): Adalah sistem informasi yang berjalan di atas internet. Ini adalah halaman-halaman yang kamu akses melalui browser (Chrome, Firefox). Bayangkan Web sebagai Toko atau Gedung yang berada di pinggir jalan raya tersebut.

Secara sederhana: Internet adalah jalanannya, dan Web adalah tempat tujuannya.


2. Hosting, Domain, & Subdomain

Untuk memahami bagaimana cara kerja sebuah website agar dapat diakses oleh orang lain, kita akan gunakan Contoh Sebuah Rumah:

a. Hosting

Agar kamu bisa membangun rumah, kamu butuh tanah atau lahan. Di dunia digital, Hosting adalah lahan tersebut (sebuah komputer server yang menyala 24 jam).

  • Di sinilah kamu menyimpan file gambar, kode HTML, dan database.
  • Tanpa hosting, website tidak memiliki "fisik" atau tempat tinggal.

b. Domain

Setelah punya rumah, orang butuh alamat untuk mengunjungimu (contoh: Jl. Melati No. 5). Di internet, komputer sebenarnya saling terhubung menggunakan angka (IP Address, misal 192.168.1.1).

  • Karena kita susah menghafal angka tersebut, diciptakanlah Domain.
  • Contoh: google.com, tokopedia.com, facebook.com, dll.
  • Domain adalah alamat yang mudah diingat agar orang bisa sampai ke Hosting kamu.

c. Subdomain (Ruangan Khusus)

Kadang, rumahmu memiliki ruangan khusus terpisah untuk fungsi tertentu. Itulah Subdomain. Ia adalah bagian dari domain utama tetapi berdiri sebagai halaman sendiri.

  • Biasanya terletak di depan nama domain utama.
  • Contoh:
    • google.com (Domain Utama) -> gmail.google.com (Subdomain untuk email).
    • facebook.com (Domain Utama) -> info.facebook.com (Subdomain facebook)

3. Website vs Web Application

Saat belajar programming, kita harus tahu dan paham apa yang sedang kita buat. Apakah itu sekadar Website atau sebuah Web App?

Website (Informational)

Tujuannya utama adalah menyampaikan informasi. Interaksi pengguna sangat minim (hanya baca, klik link, lihat gambar).

  • Sifat: Statis atau satu arah.
  • Contoh: Portal berita, blog pribadi, landing page perusahaan, profil sekolah.
  • Teknologi: Dominan HTML, CSS, dan sedikit JavaScript.

Web Application (Functional)

Tujuannya adalah melakukan tugas/fungsi. Pengguna bisa menginput data, mengedit, menghapus, dan berinteraksi secara kompleks layaknya aplikasi di HP.

  • Sifat: Dinamis dan dua arah (Interaktif).
  • Contoh: Gmail (kirim email), Facebook (update status), Canva (desain), Tokopedia (belanja), Google Docs.
  • Teknologi: Membutuhkan Logic didalamnya.
FiturWebsiteWeb Application
FokusKonten (Bacaan/Gambar)Interaksi & Fungsi
User InputSedikit / Tidak adaBanyak (Form, Upload, dll)
ContohWikipedia, Blog MasakTwitter, Spotify Web

Kesimpulan

Untuk menjadi seorang Web Developer, kamu akan berurusan dengan semua hal di atas:

  1. Kamu menyewa Hosting untuk menyimpan file.
  2. Kamu membeli Domain agar orang bisa mengaksesnya.
  3. Kamu memutuskan apakah akan membuat Website sederhana atau Web App yang canggih.

On this page