Array & Object

Data kompleks menggunakan JavaScript Array dan Object.
Author : Celvine
Last Update : 24 January 2026

Mengelola Data dengan Array dan Object

1. Memahami Array (Daftar Data)

Array adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan nilai dalam satu variabel tunggal. Bayangkan ini sebagai sebuah daftar.

Cara Membuat Array

Kita menggunakan tanda kurung siku [] untuk membuat array.

example.js
// Membuat array kosong
let daftarKosong = [];

// Membuat array dengan data (String dan Number)
const hobi = ["Coding", "Gaming", "Reading"];
const nilai = [80, 90, 75];

Mengakses Data Array

Setiap item dalam array memiliki posisi urutan yang disebut Index.

example.js
const hobi = ["Coding", "Gaming", "Reading"];

console.log(hobi[0]); // Output: "Coding" (Item pertama)
console.log(hobi[1]); // Output: "Gaming" (Item kedua)
console.log(hobi[2]); // Output: "Reading" (Item ketiga)

Penting: Di JavaScript (dan banyak bahasa lain), perhitungan index dimulai dari 0, bukan 1.


2. Memanipulasi Data dalam Array

Data di dalam array bersifat dinamis. Kamu bisa menambah atau menghapus item sesuai kebutuhan aplikasi.

Menambah Data (push)

Gunakan metode .push() untuk menambahkan item baru ke urutan paling belakang.

example.js
const warna = ["Merah", "Hijau"];
warna.push("Biru");

console.log(warna); 
// Output: ["Merah", "Hijau", "Biru"]

Mengubah Data

Kamu bisa mengganti nilai item tertentu dengan mengakses index-nya langsung.

example.js
const warna = ["Merah", "Hijau", "Biru"];
warna[0] = "Hitam"; // Mengganti "Merah" menjadi "Hitam"

console.log(warna);
// Output: ["Hitam", "Hijau", "Biru"]

Tips: Mengetahui panjang array itu penting. Kamu bisa menggunakan properti .length (misalnya warna.length) untuk mengetahui berapa banyak item yang ada di dalam array.


3. Memahami Object (Data Terstruktur)

Jika Array menggunakan urutan angka (index), Object menggunakan label nama (disebut Key) untuk menyimpan nilainya. Object sangat cocok untuk mendeskripsikan satu kesatuan benda yang memiliki banyak detail.

Cara Membuat Object

Kita menggunakan tanda kurung kurawal {} dan format key: value.

example.js
const laptop = {
  merk: "MacBook Pro",
  tahun: 2023,
  isBaru: true,
  warna: "Silver"
};

Penjelasan Kode:

  • merk, tahun, isBaru adalah Key (kunci/label).
  • "MacBook Pro", 2023, true adalah Value (nilai).

4. Mengakses Properti Object

Ada dua cara utama untuk mengambil data dari dalam Object.

Dot Notation (Notasi Titik)

Ini adalah cara yang paling umum dan bersih. Gunakan titik . diikuti nama kuncinya.

example.js
console.log(laptop.merk);  // Output: "MacBook Pro"
console.log(laptop.tahun); // Output: 2023

Bracket Notation (Notasi Kurung Siku)

Cara ini mirip dengan array. Ini berguna jika nama kunci memiliki spasi atau disimpan dalam variabel lain.

example.js
console.log(laptop["warna"]); // Output: "Silver"

5. Struktur Data Gabungan (Array of Objects)

Dalam pengembangan aplikasi nyata, kamu akan sering menggabungkan keduanya. Contoh paling umum adalah daftar pengguna atau daftar produk. Ini disebut Array of Objects.

example.js
const daftarSiswa = [
  { id: 1, nama: "Andi", kelas: "10A" },
  { id: 2, nama: "Budi", kelas: "10B" },
  { id: 3, nama: "Citra", kelas: "10A" }
];

Mengakses Data Gabungan

Untuk mengakses nama "Budi", kamu harus masuk ke array index ke-1, lalu akses properti nama.

example.js
// Akses index 1 (object kedua), lalu properti 'nama'
console.log(daftarSiswa[1].nama); 
// Output: "Budi"

Tips

  1. Gunakan const untuk Array dan Object: Meskipun kamu menggunakan const, kamu tetap bisa mengubah isi dari array atau object tersebut (seperti melakukan push atau mengubah properti). const hanya mencegah kamu mengganti variabel itu dengan array/object yang benar-benar baru.
  2. Penamaan Variabel:
    • Gunakan bentuk jamak untuk Array (contoh: users, products, items).
    • Gunakan bentuk tunggal untuk Object (contoh: user, product, item).

On this page